Pendalungan Bow, Busur Panah Lokal Asli Jember

Pendalungan Bow adalah busur panah asli produksi Jember. Pendalungan Bow merupakan busur panah hasil kreasi dari rumah produksi Amy Archery yang berada di wilayah Patrang Jember. Busur ini dalah kombinasi dari bahan PVC dengan  kayu Sono Keling. Handle atau riser dibuat secara detail dan model yang bagus namun tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan dalam memanah. Perlu  diketahui kayu sono keling adalah jenis kayu kelas A dengan corak kayu yang indah dengan motif yang khas.
Sayap busur atau Limb dibuat dari PVC merk Rucika yang dibentuk menyerupai Limb import. Pemakaian merk rucika dikarenakan PVC ini paling kuat untuk dibuat sebuah Limb. Selain itu Limb dari PVC rucika tersebut didalamnya juga diisi bambu sehingga kekuatan dan kelenturannya tidak perlu diragukan.

PRIVATE BROKERPRENEUR SERIES

Private Brokerpreneur Series
Kini GILIRAN ANDA Mendapatkan Income Tambahan
3 juta - 5 juta Per Bulan dari Online
DIBONGKAR!!
RAHASIA DAPUR 
PEMASARAN ONLINE
SEORANG PENGUSAHA YANG

BANGKIT DARI BANGKRUT 
MILYARAN RUPIAH! 

Mempersembahkan
cover
Private Brokerpreneur Online
>> Cara Sederhana Menjadi Pebisnis Online ala BROKERPRENEUR <<
RESEP DAPUR PEMASARAN ONLINE ALA BROKER YANG TERDIRI DARI :
41 VIDEO UTAMA - 13 Modul - 1,13 Gigabyte
Durasi Lebih dari 265 Menit atau lebih dari 4,4 Jam

ANDA
BINGUNG MEMILIH BISNIS ?
ATAU 
BINGUNG MEMILIH PRODUK ?

INI MUNGKIN SAATNYA
SOLUSI ANDA.....
DALAM PROSES MENUJU 100 JUTA PERTAMA ANDA


>> MATERI PRIVATE BROKERPRENEUR ONLINE MEMUNGKINKAN ANDA MENJUAL LEBIH MUDAH KEPADA KONSUMEN <<

" 

Jadi untuk harga private offline berkisar 3,5 juta hingga 5 juta, namun anda tidak perlu membayar sebesar itu pada versi digital ini
Cukup berinvestasi sebesar...

 Rp. 450.000,-

 AYO DAPATKAN SEKARANG !!!
TUNGGU APALAGI !!!
SEGERA BANGUN BISNIS ONLINE ANDA
BELI SEKARANG DISKON KHUSUS 10% UNTUK ANDA
SEGERA HUB. WA/TlP. 081336902997, BBM: 56B25051
BELI ROMBONGAN LEBIH MURAH


Pentingnya Belajar Memanah dalam Islam

Islam sebagai agama yang Syamil (lengkap) dan Mutakammil (sempurna) juga memperhatikan aspek jasmani umatnya. Allah Swt secara tersirat dalam Al qur’an menyuruh umat-Nya untuk juga memperhatikan aspek jasmaninya.
Misalnya dalam Al qur’an surat Al Anfal ayat 60, Allah Swt berfirman“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).”
Dalam ayat di atas menjelaskan secara tidak langsung bahwa meskipun Umat Islam dalam keadaan aman-aman saja dan damai, tetap diperintahkan untuk selalu dalam kondisi siaga dan selalu berlatih secara fisik secara berkesinambungan sehingga kebugaran diri tetap terjaga dan dalam keadaan maksimal.
Jika kita memandang dalam perspektif hari ini, tafsir ayat tersebut menyuruh kita untuk selalu membina jasmani kita dengan cara olahraga.
Olahraga yang paling utama dalam Islam
Dalam banyak hadits shahih ada olahraga yang paling diutamakan untuk kita umat Islam. Mari kita pelajari terlebih dahulu hadits-haditsnya.
Hadist 1
Setiap hari Uqbah bin Amir Al Juhani keluar dan berlatih memanah, kemudian ia meminta Abdullah bin Zaid agar mengikutinya namun sepertinya ia nyaris bosan. Maka Uqbah berkata, “Maukah kamu aku kabarkan sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Ia menjawab, “Mau.” Uqbah berkata, “Saya telah mendengar beliau bersabda:
يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةَ نَفَرٍ الْجَنَّةَ صَاحِبَهُ الَّذِي يَحْتَسِبُ
فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ وَالَّذِي يُجَهِّزُ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
وَالَّذِي يَرْمِي بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَالَ ارْمُوا وَارْكَبُوا
وَإِنْ تَرْمُوا خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا
“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (AHMAD – 16699)
Hadits 2
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ
{ وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ }
أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di atas mimbar berkata: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi (Qs Al Anfaal :60) . Ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah!” (ABUDAUD – 2153)
Hadits 3
َوَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( لَا سَبْقَ إِلَّا فِي خُفٍّ, أَوْ نَصْلٍ, أَوْ حَافِرٍ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَالثَّلَاثَةَ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّان َ
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak ada perlombaan kecuali untuk unta, panah, atau kuda." Riwayat Ahmad dan Imam Tiga. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.
Dari ketiga hadits tersebut, Rasulullah Saw lebih mengutamakan olahraga memanah daripada olahraga-olahraga lainnya. Kalau bahasa saya, Melatih fisik atau olahraga memiliki prioritas-prioritas. olahraga memanah adalah menjadi prioritas pertama umat Islam berdasarkan hadits-hadits di atas baru setelah itu kita bisa mempelajari olahraga lainnya.
Manfaat Olahraga Memanah bagi jasmani
Memanah adalah olah raga yang menggunakan peralatan seperti busur panah, anak panah, dan target untuk memanah. Belajar Memanah dapat melatih emosi dan fisik untuk meletakkan target pada sasaran. Memanah sangat menitik-beratkan keseimbangan tubuh. Maka jika pemanah emosinya tertekan, maka panahan amat mudah tersasar. Secara tidak langsung, olahraga ini melatih manusia untuk tenang dan menstabilkan emosi.
Individu yang tidak tenang, ceroboh, pemarah, kurang sabar atau kurang sehat mentalnya tidak akan menjadi pemanah yang baik.
Perbuatan melenturkan anak panah di busurnya, kemudian melepaskannya perlu satu kekuatan fisik, olahraga ini juga satu latihan holistik kepada diri seseorang dari segi fisik dan mental.
Bersabda Rasulullah SAW, ” Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (Riwayat Bazzar, dan Thabarani dengan sanad yang baik)

Bangkitnya Pasukan Berkuda, Segera Datang

Horse Bow
IDR. 2.9 Juta Free Ongkir
Titik yang pertama adalah kuda-kuda perkasa – keturunan kuda Arab - yang terjaga di seluruh dunia. Di benua Amerika pernah ada kuda, tetapi atas scenario Allah kuda asli  benua Amerika inipun punah ribuan tahun lalu. Maka salah satu yang memudahkan Hernando Cortez  menaklukkan bangsa Aztecs di Meksiko (1519) selain karena kekuatan tekat mereka yang ditunjukkan dengan berani  membakar kapal (yang  ditiru dari keberanian pasukan Islam 8 abad sebelumnya), juga karena tentara bangsa  Aztecs ini takut dan lari tunggang langgang ketika mereka melihat pasukan musuh - meskipun jumlahnya sedikit tetapi  mengendarai binatang-binatang besar yang aneh (bagi mereka saat itu) yang  bernama kuda. Jadi kuda-kuda terbaik di benua Amerika kini ya yang dibawa oleh bangsa Spanyol di awal abad 16 tersebut diatas.
Titik yang kedua adalah  dari mana Hernando Cortez (dan bangsa Spanyol) belajar ilmu perkudaan dan membangun kekuatan berkuda ?.  Bangsa Spanyol menaklukkan bangsa Aztecs sekitar 27 tahun setelah Islam berkuasa 781 tahun di Andalusia – Spanyol.  Jadi mulai dari teknik mereka berkuda, kuda-kudanya dan bahkan logistik pakan kuda-kuda ini mereka warisi dari peradaban Islam yang  lebih dari 10 generasi berkembang di negeri itu.
Titik yang ketiga adalah bahwasanya kuda-kuda terbaik tersebut dijaga oleh Allah tetap exist hingga kini keturunannya dan juga sumber pakannya – meskipun untuk sementara ini tidak dominan berada di negeri-negeri berpenduduk muslim besar -  pasti ada maksudnya. Ini tugas kita semua untuk memikirkan solusinya untuk anak cucu kita di masa mendatang.
Titik keempat adalah keimanan kita yang meng-imani bahwa Al-Qur’an benar ketika diturunkan, benar saat ini dan tetap benar hingga akhir jaman – pasti ayat tentang keberadaan dan kegunaan  kuda-kuda perang nan perkasa di surat Al-‘Adiyat tersebut diatas juga relevan hingga kini maupun masa yang akan datang.
Titik kelima adalah sejumlah hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasalam, antara lain : “Kalian hendaklah (belajar) memanah dan menunggang  kuda...” (Musnad Ahmad, 16662). Juga hadits panjang lainnya yang menceritakan 10 pasukan berkuda yang akan berada di garis depan melawan pasukan dajjal menjelang akhir zaman : “Sungguh aku mengenal nama-nama mereka dan nama nenek moyang mereka serta warna kuda-kuda mereka. Mereka adalah sebaik-baik pasukan berkuda yang ada di muka bumi ini saat itu” (Musnad Ahmad, 3461).
Titik keenam adalah kuda-kuda pacu  perkasa berjambul putih yang saya jumpai di kandang kudanya seorang pengusaha muda di Jawa Tengah pada foto dibawah, serasa saya melihat bukti hidup akan adanya kuda-kuda perang nan perkasa seperti yang disebut Allah di ayat yang saya gunakan sebagai judul tulisan ini.
Titik ketujuh adalah mulai maraknya sekolah-sekolah Islam menghidup-hidupkan sunnah Nabi  Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam mengajarkan berkuda, memanah dan berenang pada murid-muridnya. Maka seluruh titik-titik tersebut terangkai dalam suatu gambar besar, bahwa firman Allah adalah benar dan Sabda rasulNya juga benar.  Bahwa akan ada generasi unggulan, generasi ‘pasukan berkuda terbaik’ di muka bumi ini untuk melawan pasukan dajjal. Anak-anak keturunan kitakah mereka itu nantinya ?. Wa Allahu A’lam , hanya Allah-lah yang Maha Mengetahui,  yang bisa kita lakukan hanya ikut  berusaha proaktif menyiapkan generasi unggulan ini kedepan. Sekecil apapun yang bisa kita lakukan kini, bila ini bernilai menolong  (Agama) Allah maka Allah pasti menolong kita (QS 47:7), dan bila Allah menolong kita – maka tidak ada yang bisa mengalahkan kita (QS 3:160).
“Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,
Dan kuda yang memercikkan bunga api,
Dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
Sehingga menerbangkan debu,
Lalu menyerbu ketengah-tengah kumpulan musuh”.
(QS Al-‘Adiyat 1-5)


Keistimewaan Memanah

Longsigh Axiom
500.000 Free ongkir
Sebagai salah satu cabang olahraga modern, panahan boleh jadi tak sepopuler sepak bola, bulu tangkis, atau bola basket. Namun, bagi umat Islam, panahan menempati posisi yang istimewa. Sebab, ia merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah bersabda, ''Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah," (HR Bukhari/Muslim). Sementara, dalam kesempatan lain, Rasullullah bersabda, ''Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).''(HR Muslim)

Melihat hadis tersebut, jelas sekali bahwa olahraga memanah memiliki kaitan erat dengan peradaban Islam. Pada masa Rasulullah dan khulafaur rasyidin, panah dan memanah menjadi sarana penting untuk berperang. Keahlian memanah memberi sumbangsih besar kepada kaum Muslimin dalam memetik kemenangan di berbagai medan perang.

Dalam kisah yang lain, kepiawaian memanah diyakini menjadi kunci kemenangan pasukan yang dipimpin Sultan Muhammad Alfatih saat berjuang merebut Konstatinopel pada abad ke-14. Dalam operasi penaklukan itu, pasukan Sultan Muhammad terlebih dahulu berenang mengarungi Selat Bosphorus, kemudian berkuda sembari melepaskan ribuan anak panah untuk mengobrak-abrik pasukan musuh. Akhirnya, kemenangan pun diperoleh.

Pada masa ketika bangsa Eropa masih terseok dalam ''Era Kegelapan'', peradaban Islam sudah berhasil menciptakan beragam pencapaian, baik di bidang budaya, ilmu pengetahuan, serta seni. Bahkan, ketika bangsa Eropa masih sibuk memikirkan dan membahas berapa banyak malaikat yang duduk di pucuk pohon cemara, para ulama Arab sudah menyelidiki berbagai aspek dari ilmu farmasi, psikoterapi, hingga astronomi.

Di bidang kedokteran pun ilmuwan Islam bergerak lebih maju dan lebih dulu dibanding ilmuwan Barat. Dunia Islam sudah ratusan tahun menemukan teknik anestesi dan praktik pembedahan ketika Barat belum tahu apa-apa tentang hal itu.

Begitu pula dalam hal memanah. Sejak lama, para ilmuwan Islam mengatakan bahwa memanah merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang dapat  dikembangkan dan dipelajari lebih jauh agar membawa hasil yang lebih baik dan sempurna.

Banyak bukti menunjukkan, kegiatan memanah sudah ada sejak masa penyebaran Islam. Sejumlah teks yang ditemukan menunjukkan adanya pembahasan mengenai panahan, baik yang digunakan dalam peperangan maupun olahraga. Hal ini bukanlah hal yang mengejutkan karena memanah sudah tertanam dalam budaya Islam, bahkan sejak masa Nabi Adam AS diutus Allah SWT ke dunia.

Sejarah Islam menyatakan, Allah SWT mengutus Malaikat Jibril untuk memberikan busur dan dua anak panah kepada Nabi Adam. Busur dan anak panah itu kemudian digunakan untuk membunuh seekor burung yang mencuri tanaman milik Adam.

Tak hanya Nabi Adam, tetapi Nabi Muhammad pun merupakan sosok yang andal dalam hal memanah. Bahkan, di Istana Topkapi, Istanbul, Turki, tersimpan tiga buah anak panah yang diyakini milik Nabi Muhammad.


Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/15/10/19/nwgu9i313-alasan-panahan-tempati-posisi-istimewa-dalam-islam

Soal UTS Genap 2015/2016 (Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si)

Soal UTS Genap 2015/2016 (Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si)

1. Mata kuliah Perumusan dan Proses kebijakan Publik 
2. Manajemen Pelayanan Publik


PROGRAM PASCASARJANA FISIP UNIVERSITAS JEMBER
MAGISTER ILMU ADMINISTRASI

PERUMUSAN DAN PROSES KEBIJAKAN PUBLIK

SOAL

11       Berikan penjelasan bagaimana proses perumusan kebijakan publik?  Berikan analisis anda relevansi teoritis perumusan dan proses kebijakan tersebut dengan aplikasinya  di Indonesia?  Kelemahan-kelemahan apa yang seharusnya masih perlu dilakukan  agar perumusan dan peroses kebijakan di Indonesia mengarah pada poriritas pemecahan masalah?
22       Sesuai perkembangan paradigma administrasi publik maka secara otomatis berpengaruh pada perumusan dan proses kebijakan yang dilakukan organisasi sektor publik. Jelaskan secara singkat dan jelas bagaimana pengaruh perkembangan paradigma tersebut dalam perumusan dan proses kebijakan publik, sertakan contohnya? (sesuai tahap perkembangannya).
33       Perumusan kebijakan tidak lepas dari peran  aktor.  Siapa aktor dalam perumusan kebijakan publik dan apa perannya? Bagaimana pendapat anda tentang keberadaan aktor informal  dalam perumusan kebijakan publik dan apa sisi positif maupun negatifnya.?
44       Perumusan kebijakan meskipun menjadi kewenangan pihak-pihak tertentu (penguasa)  namun tidak boleh mengabaikan etika dan kepentingan publik. Jelaskan menurut anda bagaimana batasan etika dan kepentingan publik dalam perumusan kebijakan? Bagaimana  menanamkan nilai etika dan kepentingan publik bagi perumus kebijakan agar terhindar dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)?
55       Banyak DPR terjerat KPK dalam menjalankan tugasnya sebagai perumus kebijakan. Jelaskan menurut anda kena apa hal tersebut bisa terjadi sementara gaji dan tunjangan DPR sudah besar? Berikan hasil pemikiran anda apa yang seharusnya dilakukan untuk menghaslkan perumus kebijakan yang profesional?


Catatan:
1.       Jawaban diketik dan dikumpulkan di Bagian Akademik Program Pascasarjana FISIP-UJ sesuai jadwal ujian beserta tugasnya.
2.       Jawaban yang sama akan di-delete.





PROGRAM PASCASARJANA FISIP UNIVERSITAS JEMBER
MAGISTER ILMU ADMINISTRASI

MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK

SOAL
1.       Jelaskan gambaran pelayanan publik sesuai perkembangan paradigma administrasi publik? Berikan contohnya?
2.       Manajemen pelayanan publik akan selalu berusaha mewujudkan kepuasan bagi publiknya/warganya.  Jelaskan  secara teoritis maupun praktis mengapa dimensi kualitas pelayanan dan dimensi kepuasan publik masih terjadi gap? Jelaskan bagaimana memberikan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan  agar mengurangi gap pelayanan publik?  Buatlah gambar proses pelayanan publik yang singkat, cepat dan murah sehingga memberikan kepuasan pada publiknya?
3.       Banyak kasus pelayanan publik yang masih memerlukan penanganan secara serius seperti pelayanan kesehatan, pelayanan Kependudukan, pelayanan Perijinan, SIM dan sebagainya. Pilih salah satu kasus yang anda fahami, berikan penjelasan bagaimana komentar anda tentang pelayanan tersebut? (Apa permasalahannya, faktor apa penyebabnya, bagaimana solusinya, apa dasar pertimbangannya dan apa yang seharusnya  ingin dicapai)
4.       Perubahan pelayanan di sektor publik sering terjadi dengan melakukan  inovatif dan kreativitas  melalui kebijakan pimpinan. Jelaskan bagaimana pendapat anda? Jika inovasi dan kreativitas itu merupakan deskresi pimpinan dalam pelayanan publik, bagaimana komentar anda? Berikan contohnya?
5.       Jelaskan Pelayanan publik yang diprivatisasikan? apa kriterianya dan apa keuntungan maupun kerugiannya? Berikan contohnya?


Catatan:
1.       Jawaban diketik dan dikumpulkan di Bagian Akademik Program Pascasarjana FISIP-UJ sesuai jadwal ujian beserta tugasnya.
2.       Jawaban yang sama akan di-delete.



Cara Menunggang Kuda, Teknik Berkuda, Cara Menunggang Kuda Pemula

Horse Bow Kaya
IDR. 2.900.000
Menunggang kuda sudah menjadi aktifitas hiburan bagi banyak orang dan biasa dilakukan di tempat wisata atau di tempat – tempat pemeliharaan kuda, bagi penggemar kuda yang senang dituntun oleh pemelihara kuda maka tidak ada masalah pasti aman, tetapi bagi penggemar yang senang menunggang mandiri perlu sedikit bekal pengetahuan tentang cara menunggang kuda agar dapat menikmati wisata atau olah raga berkuda dengan santai, aman dan benar.

Sebelum menunggang sebaiknya kita lakukan  senam pemanasan agar otot badan lentur dan kuat karena semua penunggang kuda akan merasakan beberapa gangguan pada otot selama dan sesudah menunggang seperti keram betis, keram pangkal paha, sakit di perut dan sakit pinggang, gangguan tersebut otomatis hilang setelah rutinitas menunggang sudah stabil. 
Sesudah senam kita melakukan langkah persiapan dan  pengenalan tentang kuda meliputi nama, prestasi, kebiasaan buruk , pengalaman kuda, kemampuan khusus kuda (kuda balap, kuda tarik, kuda tangkas, kuda militer, kuda beban atau kuda tunggang biasa) serta  keturunan kuda secara umum saja  sehingga penunggang akan mudah menyesuaikan diri dengan kuda, lalu persiapan menunggang peganglah tali kekang dari arah kiri atau kanan sebutlah nama kuda sambil diusap pipi dan leher sebagai tanda pengenalan, ajak kuda berkeliling jalan kaki sejenak sambil perhatikan kesehatan kakinya berhenti dan periksa body jika tidak ada luka lanjut  memeriksa tali kendali, ikatan pelana dan stel ukuran pijakan kaki hingga cocok dengan penunggang, sampai disini langkah persiapan selesai dan kuda siap ditunggangi.
Naik kuda sebaiknya dari sisi kiri kuda karena biasanya manusia memiliki kekuatan lebih pada kaki yang kanan untuk menghentak naik keatas, jika hentakan dan pegangan tangan kuat maka sekali loncat langsung pada posisi duduk, jika terlalu kuat penunggang bisa lewat dan merosot pindah kekanan kuda, usahakan naik tanpa bantuan orang lain kecuali type pendek perlu dibantu, sekarang penunggang sudah duduk diatas pelana dengan Posisi siap bergerak dengan kemungkinan sebagai berikut :
1. Jalan biasa, dengan sedikit menghentak kedua kaki keperut kuda maka kuda akan bergerak maju, pada speed rendah ini penunggang duduk full di pelana sambil menjaga balance tubuh dengan mengatur pinggang agar bergoyang nyaman,  pijakan kaki juga ringan hanya untuk keseimbangan dan bantuan kendali kuda.
2. Lari biasa, rapatkan kedua kaki ketubuh kuda maka kuda akan berlari dengan kecepatan normal, tali kendali agak pendek dengan tangan mengikuti irama kepala kuda dan irama kuda sudah bikin repot cara duduk joki mulai loncat duduk loncat duduk mengikuti suara sepatu kuda, joki yang tidak konsentrasi akan terlihat dari irama loncat duduknya tidak nyaman dan jika sering akan terjadi posisi pantat mencong kanan atau kiri, disini penyebab utama tibulnya keram kaki pada penunggang.
3. Lari cepat, kedua kaki rapat ketat ketubuh kuda serta kedua paha ketat kuat dibawah pelana sehingga pantat joki terangkat melayang selama kuda lari cepat, suara kaki kuda hanya 2 ketukan panjang, tali kendali ketat kedua tangan menyesuaikan dengan irama kepala kuda maju dan mundur, arah lurus aman bagi joki, sedikit berbelok tetap jaga kelurusan tubuh dengan kuda, hati-hati pada lari cepat kuda bisa berbelok kuat  60-90 derajat pada kecepatan 20 km/jam berbelok aman, 30km keatas bisa menyebabkan joki terpisah loncat lurus jatuh kedepan dan kuda berbelok sendiri tanpa joki.
Setelah cukup melakukan joy ride atau cross country maka kembalikan kuda sebelum jam makan siang tiba, jika lewat waktu kuda agak sulit dikendalikan karena kuda hewan yang disiplin dan patuh pada kebiasaannya, setelah selesai menunggang maka penunggang segera melakukan senam pelemasan agar otot regang kembali dan pemulihan pegal-pegal cepat sembuh.

Teknik Memanah Bagi Pemula

IDR. 1.850.000,
Pemanah pemula dalam latihan panahan harus mengetahui dan mencoba cara memasang tali yang benar pada busur.  Cara memasang tali yang benar penting sekali, yaitu agar bususr tidak patah dan nocking point berada pada posisi yang benar.  Ada dua cara memasang tali pada busur:
Metode dorong tarik (push pull)
Metode ini dipakai pada busur yang lurus dan melengkung.  Tali dipasang secara tepat di dalam notch dari sisi busur sebelah bawah yang dibiarkan tenang.  Tangan yang satu menarik bagian tengah bususr keluar, sedangkan tangan yang lain mendorong untuk memaksa sisi busur kearah bawah.  Ketika lengkungan diperoleh, jari harus menyumbat ujung tali dalam penakik busur atas (notch).  Tali yang sudah dipasang harus diperiksa yaitu dalam keadaan lurus dengan bususr.
Pemanah harus hati-hati dalam menggunakan metode ini, karena jika saat mendorong tidak hati-hati tangan bisa tergelincir, akibatnya bususr bisa terbang ke depan dan dapat memukul wajah.
Metode Tindak Langkah
Menempatkan sayap bawah di depan salah satu kaki dan tali bususr berada diantara kaki yang lain.  Pemanah manarik sayap bagian atas maju di atas paha dan masukkan tali sampai takik pada ujung sayap.  Kelemahan metode ini pemanah cenderung sering menarik sayap bagian atas kea rah badan menjadi suatu garis lurus dengan tali bususr dan busur melengkung secara alami.
Teknik memanah bagi pemula pada dasarnya ada sembilan langkah, yaitu:
Cara berdiri (stance)
Stance adalah posisi kaki pada waktu berdiri di lantai atau tanah secara seimbang dan tubuh tetap tegak di lantai atau tanah secara seimbang dan tubuh tetap tegak.  Cara berdiri ada 4 macam tapi hanya akan dibahas 2 macam yang biasa digunakan saja, yaitu:
Sejajar (square stance)
1)      Posisi kaki pemanah terbuka selebar bahu dan sejajar dengan garis tembak.
2)      Pemahan pemula disarankan untuk mempergunakan cara ini 1 sampai 2 tahun, selanjutnya baru beralih ke terbuka (open stance)
3)      Cara berdiri sejajar mudah dilakukan untuk membuat garis lurus dengan sasaran, namun dalam hal ini perlu diingat, yaitu pada waktu menarik dan holding cenderung badan bergerak.
Terbuka (open stance)
1)      Posisi kaki pemanah membuat sudut 450dengan garis tembak.
2)      Pada saat menarik, posisi badan lebih stabil.
3)      Posisi leher atau kepala akan lebih rileks dan pandangan pemanah lebih mudah untuk focus kedepan.
4)      Cara berdiri seperti ini dianjurkan untuk pemanah lanjutan, katena pada tarikan penuh akan banyak space room pada bahu.

2. Memasang ekor panah (nocking)
Nocking adalah memasukkan ekor panah ke nocking point pada tali dan menempatkan gandar (shaft) pada sasaran panah (arrow rest).  Pemasangan anak panah yang benar yaitu bulu indeks menjauhi sisi jendela bususr, sedangkan pemasangan yang salah akibatnya anak panah tidak bisa terbang kearah target dengan baik atau kemungkinan besar jatuh sebelum sampai target.

3. Posisi Setengah Tarikan (set up)
Posisi badan rileks dengan setengah tarikan.  Pada saat posisi ini, pemanah sangat penting untuk merasakan agar posisi badan tetap tegak (center).  Pemanah dalam menarik tali menggunakan tiga jari, yaitu: telunjuk diatas ekor anak panah, jari tengah dan jari manis berada dibawah ekor anak panah.  Jarak antara jari telunjuk dan jari tengah kurang lebih satu sentimeter.  Pada waktu set up buat garis lurus antara bow arm dengan draw arm.

4. Menarik Tali (drawing)
Teknik dengan gerakan menarik tali sampai menyentuh bagian dagu, bibir, dan hidung.  Pemanah dalam menarik tali dengan irama yang sama, agar posisi badan selalu seimbang.  Kemudian pada waktu menarik jangan dibantu dengan badan, tetapi gunakan otot-otot belakang bahu untuk menarik.  Posisi yang benar adalah tali yang mendekati dagu atau kepala, sebaiknya jangan kepala pemanah yang mendekati tali.

5. Penjangkaran (anchoring)
Teknik dengan gerakan menjangkarkan tangan penarik pada bagian dagu.  Pada waktu anchoring, pernafasan harus dikontrol dengan baik dan konsentrasi tetap.  Setelah anchoring, tekanan ke depan dari tarikan ke belakang terus kontinyu jangan sampai kendur.  Posisi anchoring ada 2, yaitu penjangkaran tinggi dan penjangkaran rendah.  Penjangkaran tinggi, yaitu dengan ujung jari telunjuk di sudut mulut sehingga ujung jari/ ujung tangan beryumpu sepanjang bagian bawah tulang pipi.  Penempatan jari depan di sudut mulutmembantu mengatur anak panah di bawah pandangan mata.  Penjangkaran rendah, jari depan bertumpu langsung di bawah tulang rahang sehingga tali berada di garis tengah wajah.  Tali menyentuh hidung dan di tengah-tengah dagu.

6. Menahan sikap memanah (holding)
Pemanah menahan sikap memanah beberapa saat sebelum anak panah dilepaskan.  Pada posisi holding, untuk tekanan ke depan dan tarikan ke belakang tetap kontinyu.  Pemanah dalam posisi holding, jangan dibantu badan untuk menahan beban tarikan busur, tetapi yang dilakukan adalah otot-otot lengan penahan bususr dan lengan penarik tali harus berkontraksi, agar sikap memanah tidak berubah/ tetap merupakan satu garis lurus.

7. Membidik (aiming)
Suatu gerakan mengarahkan visisr pada titik sasaran dan pemanah dalam memegang grip serileks mungkin.  Bagi seorang pemanah pemula teknik membidik sering berubah-ubah, hal ini disebabkan karena waktu membidik kadang terlalu cepat dan kadang terlalu lama, sehingga perlu banyak latihan agar ajeg.

8. Melepaskan anak panah (release)
Suatu gerakan melepaskan tali bususr dengan cara tangan penarik tali bergerak ke belakang menelusuri dagu dan leher pemanah.  Pada waktu release tekanan pada lengan kiri dan kanan jangan sampai berubah pada salah satu bagian.  Selain itu, jari penarik juga harus rileks, agar mendapatkan release yang halus.  Pemanah yang release nya halus maka setiap arak panah dan kecepatannya sama, sehingga terbangnya anak panah menjadi mulus.

9. Gerak Lanjut (follow through)
Pemanah selama beberapa detik melakukan gerak lanjut dengan tetap memberikan tekanan yang sama seperti release.  Pandangan mata pemanah juga harus tetap berkonsentrasi ke sasaran tidak beralih ke terbangnya anak panah.  Bususr diusahakan tetap diam sebelum anak panah memancap di target.  Tujuan dari gerak lanjut adalah untuk memudahkan pengontrolan gerak memanah yang dilakukan




Wingchun dan Kehidupan

"Berarti wingchun itu logis dan fisika banget ya ustadz!" Tukas salah seorang murid di sesi tanya jawab di akhir pelatihan. Memang sudah menjadi tradisi di wingchun Harimau Besi untuk selalu diadakan sharing session setiap akhir latihan.
Itulah alasan kenapa akhirnya hati ini jatuh cinta pada bela diri ini. Semua hal dalam bela diri ini bersifat logis dan bisa dijelaskan secara nalar. Bahkan bukan hanya sesuai dengan teori-teori fisika, prinsip-prinsip mendasar dalam wingchun juga bisa diadaptasi ke berbagai aliran beladiri lainya. Dan jika dipikirkan lebih dalam lagi, prinsip-prinsip wingchun bisa diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Diantara contohnya adalah:
1. Mengontrol/ controlling

Dalam wingchun ini adalah aspek terpenting, kemahiran seseorang dalam wingchun akan terlihat dari caranya mengontrol dan menguasai gerakan lawan dalam pertarungan. Oleh karenanya bermain tempelan, pengaturan jarak, kontrol sikut merupakan prinsip yg fundamental dalam wingchun. Karena tanpa tiga hal tadi tidak akan mungkin kita bisa mengontrol dan menguasai gerakan lawan. Sama seperti dalam dunia politik, seorang penguasa agar kekuasaannya langgeng akan membentuk badan intelejen yg kuat untuk melakukan pendeteksian dan pencegahan terhadap hal-hal yang akan mengancam kekuasaanya, dengan cara menyebar mata-mata agar tetap bersentuhan (keep in touch) dengan grass root sehingga gerakan sekecil apapun bisa terlihat dan kemudian mengcounternya. Hal ini lumrah dilakukan oleh para penguasa yang sukses berkuasa hingga hingga hitungan beberapa dekade.

2. Fokus pada tujuan dan abaikan masalah

Seorang praktisi wingchun sejati tidak akan pernah gentar dengan lawan sekuat dan sebesar apapun. Karena baginya pukulan sekuat apapun tak akan menjadi masalah asal tidak kena. Tangkisan dalam wingchun itu semuanya bersifat transisi saja, tidak ada tangkisan yang benar-benar bertujuan untuk menangkis semuanya hanya berfungsi sebagai jembatan dan pengalihan (sifu Julius Khang). Semuanya hanya berfungsi untuk mengantarkan 'serangan' ke sasaran. Sama seperti hidup, jika kita ingin sukses maka fokuslah pada tujuan dan target kita, jika kita terlalu fokus pada masalah maka kita pasti tidak akan maju, karena dalam kehidupan masalah pasti selalu ada dan bermacam-macam tingkatanya, bahkan sesudah matipun pasti ada masalah. Hadapi masalah hanya sekedar untuk mengantarkan kita menuju tempat yang lebih tinggi.

3. Dinamis 

Seorang praktisi wingchun dituntut untuk mampu bergerak dinamis, luwes dan tidak boleh kaku. Harus mampu melakukan perubahan gerakan dalam hitungan sepersekian detik, karena wingchun memang bukan beladiri yang mengandalkan kekuatan. Dalam hidup pun sama, harus bergerak seperti air. Harus bisa mencari alternatif solusi dan rencana, dan luwes dalam menghadapi perubahan agar tidak tergerus zaman. Layaknya air, jika menemukan tempat yang buntu ia akan mencari jalan agar tetap mengalir untuk menjaga kesegaranya, jika tidak maka ia akan menjadi keruh dan busuk.

4. Sedikit tapi konsisten

Dalam wingchun kita tidak boleh melancarkan pukulan sembarangan dan memaksakan diri. Pukulan dalam wingchun hanya boleh dilancarkan dalam kondisi yang ideal ketika kita sangat yakin bahwa pukulan itu akan telak mengenai lawan beberapa kali dan lawan dalam kondisi yang sulit bergerak. Tidak masalah seberapa kecil power dalam pukulan tersebut, yang terpenting adalah telak dan konsisten walaupun harus mencicil

Olahraga Memanah Adalah Perintah

Oleh: Abu Zahlan Husain Vica *) 
RASULULLAH SAW, memerintahkan kepada umatnya, yaitu kepada para orang tua yang memiliki anak tanpa membedakan gender hendaknya mengajarinya berenang, berkuda dan memanah. Intruksi tersebut patut mendapatkan apresiasi positif, karena kita harus yakin bahwa setiap apa yang disampaikan oleh baginda Rasulullah SAW pasti mengandung pesan pembelajaran yang mendatangkan berbagai kebaikan, keutamaan dan hikmah yang tersembunyi.

Di kesempatan yang lain nabi Muhammad SAW juga menyatakan bahwa, seorang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah, dari pada seorang mukmin yang lemah. Ibnu Qayyim Al Jauziyah, dalam Zaadul Maadnya Juz 3 mengatakan “Bagian organ mana saja yang banyak digerakkan maka akan kuat. Misalnya, siapa yang banyak menghafal maka akan kuat hafalannya, siapa yang banyak berfikir maka akan kuat kecerdasan fikirannnya. Setiap organ tubuh memiliki organ yang khusus. Adapun menunggang kuda, memanah, bergulat, dan lomba lari adalah olah raga fisik, akan tetapi juga memiliki pengaruh bagi perkembangan mental dan jiwa seseorang”.
Dalam upaya mendapatkan kekuatan fisik, menjaga kebugaran tubuh, Islam sangat menganjurkan berolahraga, istirahat yang cukup dan mengatur pola mengkonsumsi makanan dan minuman, untuk memperoleh kekuatan ekonomi sehingga dapat hidup sejahtera Islam menganjurkan umatnya bekerja keras, untuk memiliki wawasan keilmuan yang luas dan mendapatkan derajat yang mulia, maka hendaknya dengan belajar secara sungguh-sungguh, untuk mendapatkan kemantapan keimanan dan ketaqwaan, Islam menganjurkan umatnya agar senantiasa tafaqquh fiddin dan mengamalkan ajaran agamanya secara sungguh-sungguh dan konsekwen.

Jika kita sinergikan antara hadits yang pertama dan kedua, maka sebenarnya kita telah mendapatkan gambaran tentang apa yang diinginkan oleh baginda Nabi. Islam merupakan satu-satunya agama samawi yang ajaran-ajarannya paling sempurna, Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhoi-Nya, Islam sangat mengedepankan adanya keselarasan, keseimbangan dan keharmonian. Yang dimaksud keseimbangan disini tentunya adalah menyangkut keharmonian antara pemenuhan kebutuhan jasmani dan rokhani, keseimbangan antara hak dan kewajiban, keselarasan antara tanggung jawab dan imbalan, keselarasan antara pemenuhan kebutuhan kehidupan di dunia dengan kehidupan di akhirat kelak. Saudaraku, kemudian apa makna tersirat tentang ketiga perintah pada hadist diatas?. Ketiga hal tersebut, jika kita pahami sejatinya berkenaan dengan konsep pendidikan yang meliputi prinsip kehidupan manusia dalam konteks keduluan, kekinian maupun kenantian, yang membutuhkan daya nalar kritis kita.
Bayangkan saja ketika Nabi SAW menyuruh umatnya untuk belajar tentang berenang, padahal kita tahu bahwa negeri Makkah dan Madinah tempat domisili Nabi bukanlah terdiri dari sebuah sungai, danau atau lautan yang memungkinkan seseorang untuk bisa belajar berenang. Akan tetapi mengapa justru Nabi SAW memerintahkan umatnya agar mau belajar berenang ? Kedua, perintah untuk mengajarkan kepada putra-putri kita agar belajar berkuda, padahal realitas yang ada berdasarkan histori di era Nabi, kuda bukanlah hewan tumpuan utama masyarakat arab. Kondisi geografis disana tidak memungkinkan hewan seperti kuda mampu bertahan dengan kondisi alam dan suhu panas yang ekstrim.

Kenyataan yang ada sepertinya hanya unta yang mampu bertahan hidup di padang pasir atau pegunungan yang kering kerontang, sehingga hewan ini pula yang mampu bertahan hidup di daerah arab. Lalu mengapa juga justru nabi memerintahkan kepada umatnya untuk belajar berkuda? Ketiga, ajarilah anak-anakmu memanah. Kalau kita telisik lebih dalam lagi bukankah kita mengetahui bahwa profesi memanah merupakan karakter yang lazimnya digemari di dunia perburuan suku-suku pedalaman, khususnya dalam berburu burung atau binatang lain yang ada di hutan belantara. Lalu mengapa pula Nabi SAW memerintahkan umatnya untuk belajar memanah di daerah padang pasir dan pegunungan yang jarang terdapat burung dan binatang buruan?
Saudaraku, langkah bijak yang harus kita kedepankan dalam menilai persolan di atas adalah agar kita jangan apriori dulu, Muhammad SAW bukanlah diutus untuk menjadi Nabi hanya bagi masyarakat di jazirah arab semata, tetapi beliau diproyeksikan oleh Allah SWT untuk mendakwahkan ajaran-ajaran agama Islam yang disampaikannya untuk umat manusia bagi seluruh penjuru dunia sebagai rahmatan lil ‘alamiin. Lalu apa sebenarnya makna dibalik ketiga perintah Nabi Muhammad SAW tersebut? Pertama, berenang, karakter orang yang sedang belajar berenang adalah belajar menjaga keseimbangan dan gerak tubuh, jika seorang yang berenang tidak mampu menjaga keseimbangan tubuh, karena takut dengan air misalnya atau berhenti bergerak, dipastikan akan tenggelam.

Begitu pula jika kita menjalani kehidupan ini, kita dituntut untuk selalu menjaga keseimbangan, keserasian, keharmonian, keberanian dan selalu bergerak dalam menyongsong kehidupan kini dan nanti. Sebab, hidup itu harus dinamis tidak statis, hidup itu penuh tantangan maka harus dihadapi, hidup itu adalah sarat dengan kompetisi sehingga hanya orang yang lebih siap, yang akan menjadi pemenangnya, Islam menganjurkan ‘Fastabiqul Khoirot’ berlomba-lombalah dalam kebaikan. Kedua perintah berkuda, olahraga berkuda merupakan salah satu olahraga yang menggabungkan antara emosional, intelektualitas dengan kekuatan fisik. 
Jika kita cermati sesungguhnya olahraga berkuda membawa pesan pembelajaran yang sangat berharga, para penggembala hewan, tentu mereka akan mengenal betul karakter dari masing-masing jenis hewan, dan diantara beberapa hewan yang sulit digembalakan adalah kuda. Karena kuda secara rasio adalah termasuk hewan liar yang tidak bisa dibohongi dan untuk menjinakkan diperlukan kiat dan kelihaian secara khusus. Pada umumnya karakter manusia terdapat kecenderungan hanya mau dimobilisir atau dipimpin jika yang menggerakkan itu berada di depan, memberikan keteladanan terlebih dahulu. Maka jangan heran jika Nabi SAW dalam kepemimpinannya beliau berpesan Ibda’ binafsik, mulailah dari dirimu sendiri, beliau juga selalu tampil sebagai figur uswatun hasanah bagi umatnya dalam setiap momentum dan kesempatan.

Pesan moral yang terkandung dalam perintah berkuda ini adalah, perintah untuk membekali anak kita tentang manajemen kepemimpinan, seperti yang dikatakan oleh Kihajar Dewantara dengan konsepnya “ Ing ngarso sun tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani “. Adalah sangat tidak etis, jika kita mengajak orang dengan manajemen bebek, manajemen jari telunjuk, atau manajemen juragan, namun cobalah sepertinya sudah saatnya memposisikan diri kita berada didepannya atau berdampingan dengan orang-orang yang kita pimpin, seraya memberikan contoh yang kongkrit. Pembelajaran ketiga yaitu, ajari anakmu memanah, memanah sangat membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi, ketenangan emosi, keseimbangan, kekuatan untuk dapat melesatkan anak panah dan membidik suatu sasaran dengan tepat dan akurat.

Itulah ketiga prinsip-prinsip yang akan mengantarkan kesuksesan kita semua, dalam mengarungi hidup dan kehidupan yang disampaikan oleh baginda Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, insya Allah selagi kita semua sebagai ummatnya tetap istiqomah berpegung teguh kepada Al-Qur’anul karim dan sunnahnya kita akan selamat, bahagia dan sejahtera baik di dunia maupun di akhirat. Amiiin.

Matakuliah Perencanaan Program

Kepada mahasiswa Magister Administrasi yang berminat untuk mendapatkan materi Perencanaan Program downloadnya disini ya....

Download

Materi Kuliah Statistika Terapan

Kepada mahasiswa Magister Administrasi yang berminat untuk mendapatkan materi Statistika Terapan Downloadnya Disini

Download

TEKNIK‐TEKNIK DASAR BAGI ATLET PEMULA PANAHAN (1)

PENGETAHUAN UMUM
Manusia sejak kapan mulai memanah belum ada yang mengetahui, namun dari beberapa buku melukiskan bahwa orang purbakala lebih dari 100.000 tahun yang lalu telah melakukan panahan untuk berburu dan mempertahankan hidup. Panah adalah semacam senjata yang berupa barang panjang, tajam pada ujungnya dan diberi bulu pada pangkalnya yang dilepaskan dengan busur, sedangkan memanah adalah melepaskan anak panah terhadap target atau sasaran (W.J.S. Poerwadarminto, 1996: 700). 
Pada tahun 1676, atas prakarsa Raja Charles II dari Inggris panahan mulai dipandang sebagai suatu cabang olahraga. Kejuaaraan Nasional pertama kali, yaitu di Inggris pada tahun 1844 dibawah nama GNAS (Grand National Archery Society). Di Indonesia organisasi panahan resmi terbentuk pada tanggal 12 Juli 1953 di Yogyakarta atas prakarsa Sri Paku Alam VIII dengan nama Perpani (Persatuan Panahan Indonesia). 
Perpani pada tahun 1959 mengadakan Kejuaraan Nasional yang pertama kali sebagai perlombaan yang terorganisir. Setelah terbentuk Perpani, pada tahun 1959 Indonesia diterima sebagai anggota FITA (Federation International de Tir A L’arc) dalam konggres di Oslo, Norwegia. Dengan diterimanya menjadi anggota FITA, maka terbukalah kesempatan untuk mengambil bagian dalam kejuaraan‐kejuaraan Internasional. 
Sejarah telah mencatat bahwa pada Olympic Games tahun 1976 di Montreal, Kanada, pemanah putri Indonesia, yaitu Leane Suniar berhasil menempati urutan kesembilan, sedangkan pada Olympic Games tahun 1988 di Seoul, Korea Selatan, pemanah beregu putri berhasil menempati urutan kedua dan pertama kalinya Indonesia mendapat perak di arena bertaraf Internasional.Perpani dalam perkembangannya selalu berusaha dan berhasil mengikuti kejuaraan‐kejuaraan dunia. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari teknik‐teknik yang selalu dilatih dan diterapkan oleh para pemanah Indonesia dalam kejuaraan‐kejuaraan baik Nasional maupun Internasional (www.koni.or.id).

Tugas UAS Teori Politik Pembangunan [Desember 2015]

1. Pada esensi dari model pembangunan pertumbuhan ekonomi? Mengapa model tersebut mendapatkan kritik pada saat diadopsi oleh negara-negara sedang berkembang? Jelaskan secara argumentatif dengan disertai contoh kasus!

2. Mengapa dimensi manusia menjadi mengemuka dan dianggap penting dalam pembangunan seperti yang ditekankan oleh model pembangunan “Increased Welfare and Human Development”? Jelaskan secara argumentatif dengan disertai contoh kasus!

3.Mengapa model Sustainable Development menjadi perhatian dunia guna diadopsi menjadi model pembangunan kontemporer? Jelaskan berbagai argumen yang mendukungnya dengan disertai contoh kasus !


PALING LAMBAT dikumpulkan via email: hbpatriadi@yahoo.com, pada hari Selasa tanggal 22 Desember 2015 jam 24.00. Jika lewat waktu tersebut akan mendapatkan penalti.